Misteri Gunung Merapi




 "Nekat Pipis di Pos 3 Merapi Jam 8 Malam, Aku Ditonton Sosok Hitam 5 Meter"* 

*Pagi itu hari Kamis. Aku, Anto, dan Yunus lagi nyantai di warung kopi Jateng. Gak ada angin, gak ada hujan, tiba-tiba Anto nyeletuk, "Naik Merapi yuk."* 

*Aku yang emang penakut langsung nolak, "Kiriman belum turun, Bro. Duit tipis." Maklum, anak rantau.* 
*Yunus nyengir, "Tenang, gua baru ditransfer ortu. Kita pinjem dulu aja."* 

*Detik itu juga kami sepakat. BERANGKAT.* 
*Cuma bawa baju ganti, sejam kemudian kami udah gas ke basecamp Merapi.* 

*Di tengah jalan, Anto pesen, "Nanti di atas jangan banyak ngomong negatif, ya."* 
*"Iya," jawabku pendek.* 
*Yunus cuma senyum tipis. Hmmm.* 

*Pos 1. Kami lapor. Di papan peringatan banyak larangan. Salah satunya: dilarang bawa minuman keras. Seorang pengawas nemenin kami naik.* 

*Beberapa jam kemudian, Pos 2. Jam tanganku nunjukin 16.13. Napas udah kayak kereta.* 
*"Nge-camp di sini aja kali ya? Mau magrib," kataku.* 
*"Ntar aja di atas Pos 2," sahut Anto.* 

*Istirahat setengah jam, jalan lagi. Pengawas Pos 2 nitip pesen, "Nanti nginep di Pos 3 aja. Tapi jangan jauh-jauh dari pos ya."* 

*Kami nurut. Sampai Pos 3 udah malam. Jam 19.39.* 
*Langsung masak air, seduh Pop Mie, bikin kopi. Abis makan, badan remuk. Kami tidur.* 

*Gak tau jam berapa, aku kebangun. Kandung kemih udah protes.* 
*Aku coba bangunin Anto sama Yunus. Gak gerak. Pules banget, kayak orang mati.* 

*Terpaksa keluar sendiri. Sepuluh langkah dari tenda, aku buka resleting.* 
*Baru selesai, tiba-tiba angin dingin nusuk tulang belakang. Bulu kuduk berdiri semua.* 

*Dari jarak 5 meter, ada sosok hitam. Besar. Tinggi. Dia cuma diem, mantau aku.* 
*Kakiku kaku. Napas tercekat.* 
*Dalam hati cuma bisa, "Astaghfirullah... Ya Allah, tolong..."* 

NB. Admin
*+ JANGAN PIPIS SEBARANGAN-*

*[BERSAMBUNG KE PART 2]* 





Comments

Popular posts from this blog

Misteri Pasar Setan Gunung Merapi : Gamelan Gaib Malam Jumat Kliwon Yang Menyesatkan Pendaki

Misteri Karang Bolong